Empat delegasi Annur Lopang Kembangbahu (Foto: Humas)
ALY HANAJUWA | 13/9/2025 | HARDNEWS
PCPERGUNULAMONGAN – Sebanyak 56 kafilah terbaik Kabupaten Lamongan secara resmi diberangkatkan untuk berlaga di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur. Pelepasan kafilah dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di Pendopo Lokatantra, pada Rabu, 10 September 2025, sebagai simbol dukungan penuh pemerintah daerah menuju Kabupaten Jember, tuan rumah gelaran MTQ tahun ini.
Dalam sambutannya, Bupati Yuhronur Efendi menyampaikan pesan penuh semangat dan motivasi. Ia menekankan pentingnya menjaga mental, disiplin, dan semangat kompetitif. “Seluruh kafilah harus tetap optimis, terus menerapkan pola pembinaan yang telah diterima, dan jangan pernah meremehkan lawan. Berikan usaha terbaik agar kita bisa mempertahankan prestasi,” ujarnya, mengingatkan para peserta akan beratnya tantangan.
Tekad untuk mempertahankan gelar ini bukan tanpa alasan. Kabupaten Lamongan berhasil meraih Juara Umum MTQ XXX Provinsi Jawa Timur pada tahun 2023, sebuah pencapaian yang menjadi motivasi utama. Keberangkatan ini merupakan misi besar untuk menunjukkan konsistensi dan kualitas pembinaan keagamaan di Lamongan.
Di antara puluhan kafilah yang diberangkatkan, terdapat delegasi istimewa dari Pondok Pesantren Annuur Lopang Kembangbahu. Pondok pesantren ini kembali meneguhkan diri sebagai Kawah Candradimuka Seni Al-Qur’an dengan mengirimkan empat kader terbaiknya. Keempatnya adalah Ustadzah Chusnina Fitrotin Nada pada cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 20 Juz, dan Haura Najma Kameela pada dua cabang sekaligus, yaitu MHQ 1 Juz dan Tilawah. Keduanya mewakili Kabupaten Lamongan.
Sementara itu, dua delegasi lain dari pesantren yang sama juga berjuang mewakili daerah berbeda. Mereka adalah Ustadz Aziz Dwi Nur Cahyo dari Kota Mojokerto pada cabang Murottal Mujawwad Dewasa dan Rohmatul Inayah dari Kabupaten Gresik pada cabang Tilawah Anak. Keberangkatan mereka menjadi bukti nyata dari tradisi panjang Pondok Pesantren Annuur dalam melahirkan generasi Qur’ani yang unggul.
“Artinya, Annuur adalah representasi Jawa Timur, tidak hanya Lamongan saja. Itu harus diperluas dan diperbanyak di tahun mendatang,” ujar KH. Supandi Awaluddin, Pembina Yayasan, menyoroti peran strategis pesantren.
Pihak pesantren melalui Ustaz M. Basir menyampaikan harapan besar dan memohon doa dari seluruh masyarakat Lamongan dan Jawa Timur. “Mohon doa dan dukungan agar para delegasi diberi kemudahan, kelancaran, dan meraih prestasi terbaik sebagai juara,” harapnya.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Lamongan, Nalikan, menjelaskan bahwa para kafilah telah menjalani pembinaan intensif sebelum keberangkatan. Sebanyak 56 peserta akan berlaga di tujuh cabang lomba dengan total 24 golongan. MTQ akan berlangsung dari tanggal 11 hingga 21 September 2025 di Jember. Kafilah Lamongan diharapkan mampu menunjukkan kualitas terbaik, sekaligus menjadi representasi keberhasilan pembinaan keagamaan di daerah.
Penulis: Hanajuwa
Tanggal: 13 September 2025 04:08
Disetujui