Pada Hari Selasa (28/05/2026), SMP Islam Bustanul Hikmah menggelar acara demonstrasi baca kitab dalam wisuda Al Fatih (metode baca kitab cepat) yang kedua. Tidak semua siswa bisa berdiri di panggung ini, dari total 154 siswa kelas IX SMP Islam Bustanul Hikmah yang berjuang, hanya 74 siswa yang berhasil menembus ketatnya ujian seleksi dan beratnya masa karantina. Para siswa menunjukkan kemampuan membaca kitab Safinatun najah beserta teori nahwu - shorof dan pemaknaannya di depan pengasuh, bapak Kapolres, bapak Kapolres, penguji, wali santri dan tamu undangan.
Apakah anda pernah membayangkan ataupun menjumpai seorang anak yang usianya masih SMP, yang tidak belajar di pondok pesantren salaf (full materi kitab), tapi dia mahir membaca kitab kuning ? Fenomena menarik ini muncul pada saat ujian terbuka baca kitab cepat metode Al Fatih di hadapan khalayak umumkan. Mengharukan sekaligus membanggakan, para siswa-siswi SMP Islam Bustanul Hikmah yang bertempat di desa Dumpiagung, Kembangbahu, Lamongan. disaat anak lainnya seusia itu sibuk dengan gadget dan dunianya, siswa siswi itu justru bisa mematahkan mitos bahwa belajar baca kitab kuning (tanpa harakat & makna ) itu sulit dan hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa yang ahli.
Bapak Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si dalam sambutannya menyampaikan hadits untuk memotivasi para santri agar mempunyai tekad yang kuat dalam menuntut ilmu, terutama ilmu agama.
مَنْ خَرَجَ فِي طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَتَّى يَرْجِعَ
"Barangsiapa keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga kembali" (HR. Tirmidzi)
Selain itu pula, bapak Kapolres Lamongan yang juga berasal dari latar belakang seorang santri memberikan apresiasi langsung ke atas panggung dengan memberikan hadiah bagi siswa yang bisa membaca kitab tanpa harakat, makna, menjelaskan serta penguraian nahwu shorof.
Kegiatan ini merupakan sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada para wali siswa dengan adanya program baca kitab cepat metode Al Fatih.
Setelah prosesi wisuda, acara kemudian dilanjut dengan pemberian penghargaan kepada para wisudawan/wisudawati terbaik. Yang diberikan langsung oleh Dr. KH. Darmawan, Shi. Mhi. Selaku pengasuh pondok pesantren Bustanul Hikmah sekaligus wakil Rois Syuriah PCNU Lamongan.
Semoga, langkah ini menjadi wasilah bagi para siswa untuk terus mencintai ilmu agama dan menjadi generasi khairu ummah.
Penulis: Nur Cholis Majid
Editor. : M. Yunus
Penulis: M. Yunus
Tanggal: 29 April 2026 04:00
Disetujui