Libur Telah Usai: Menata Kesiapan Emosi sebagai Fondasi Belajar Bermakna

Masuk sekolah setelah libur panjang ibarat menyalakan mesin kendaraan yang lama berhenti. Mesin tidak bisa langsung dipacu dengan kecepatan tinggi, tetapi perlu dipanaskan agar dapat berjalan stabil. Begitu pula dengan anak-anak. Sebelum dikejar target akademik dan tuntutan materi, hati dan pikiran mereka perlu disiapkan agar proses belajar berlangsung optimal dan bermakna.

Dalam psikologi pendidikan dikenal prinsip bahwa kesiapan emosional mendahului kesiapan kognitif. Jean Piaget menegaskan bahwa belajar yang bermakna hanya terjadi ketika individu berada pada tahap kesiapan mental tertentu. Setelah libur panjang, anak tidak serta-merta siap kembali ke ritme belajar yang terstruktur. Pola pikir masih berada dalam suasana santai, minim tuntutan, dan bebas dari tekanan akademik. Jika sekolah langsung menghadirkan target berat dan penilaian ketat, proses belajar justru berisiko tidak efektif. Oleh karena itu, hari-hari awal masuk sekolah sejatinya merupakan fase transisi, bukan fase percepatan.

Bel sekolah yang kembali berbunyi memang menandai dimulainya pembelajaran. Namun, kehadiran siswa secara fisik di ruang kelas tidak selalu sejalan dengan kesiapan belajarnya. Lev Vygotsky mengingatkan bahwa proses belajar sangat dipengaruhi oleh konteks sosial dan emosional. Anak mungkin telah duduk rapi di bangku sekolah, tetapi masih memerlukan pendampingan untuk menata fokus, emosi, dan orientasi belajar. Di sinilah peran guru menjadi krusial, yakni membangun iklim kelas yang aman, hangat, dan suportif.

Sekolah diuji bukan hanya sebagai institusi akademik, melainkan sebagai ruang yang memanusiakan proses belajar. Carl Rogers menekankan pentingnya rasa aman dan penerimaan dalam pendidikan. Guru tidak cukup hanya membuka buku ajar dan silabus, tetapi juga membuka suasana kelas. Pembelajaran pascalibur idealnya diawali dengan tahapan ringan, menyenangkan, dan bermakna sebagai jembatan dari dunia libur menuju dunia belajar.

Tahap awal dapat dimulai dengan menghangatkan suasana melalui kegiatan berbagi cerita liburan. Ketika siswa diberi ruang untuk bercerita atau menuliskan pengalaman menyenangkan, kelas berubah menjadi ruang dialog. Anak merasa dihargai dan didengar, sehingga lebih siap terlibat aktif. Tahap berikutnya adalah refleksi sikap melalui diskusi ringan tentang kebiasaan baik selama libur dan sikap yang ingin dilanjutkan di sekolah. Nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab hadir sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Agar fokus belajar kembali optimal, kelas dapat diaktifkan melalui ice breaking singkat, senam otak, atau lagu edukatif. Materi semester lalu disapa kembali lewat kuis ringan atau permainan kelompok tanpa tekanan. Kelas kemudian ditata ulang bersama untuk menumbuhkan rasa memiliki. Sebagai penutup, siswa menuliskan target pribadi semester baru. Edwin Locke melalui teori goal setting menyatakan bahwa tujuan yang jelas mampu meningkatkan motivasi belajar. Guru menegaskan pesan sederhana: libur telah usai, semangat baru dimulai.

Penulis : Zainal Muttaqin, M.Pd





Penulis: SUKARDI, S.Pd. M.Pd.

Tanggal: 30 December 2025 14:10

Disetujui

Kolom Opini
MTs. Mamba’ul Ma’arif Banjarwati Paciran Lamongan Gelar ASSUFI 2026, Wadah Prestasi Seni dan Olahraga SD/MI se-Jawa Timur

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 16 Feb 2026

MTs. MAMBA’UL MA’ARIF BANJARWATI PACIRAN LAMONGAN Ajang Spe...

Baca Selengkapnya

Menutup 2025, Menyongsong 2026

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 01 Jan 2026

Pelantikan Pengurus PC. PERGUNU Lamongan Masa Khidmah 2025-2030 C...

Baca Selengkapnya

Libur Telah Usai: Menata Kesiapan Emosi sebagai Fondasi Belajar Bermakna

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 30 Dec 2025

Masuk sekolah setelah libur panjang ibarat menyalakan mesin kendaraan yang lama ...

Baca Selengkapnya

Ketika Musa Bertemu Khidir di PBNU: Siapa Melubangi Perahu dan Siapa Menjaga Syariat?

Oleh: Muhammad Asrori | 30 Nov 2025

Kisah agung pertemuan Nabiyullah Musa a.s. dengan seorang hamba saleh yang dianu...

Baca Selengkapnya

Tentang Kami

Website ini merupakan portal resmi PC Pergunu Lamongan

Kontak Kami

Alamat: Jl. Kiyai Amin No. 9, Lamongan

Telepon: 0813-3033-8328

Email: admin@pergunulamongan.or.id


© 2026 PC. Pergunu Lamongan. All Rights Reserved.