Lamongan – Keluarga besar Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Madrasah Progresif Khoirul Huda Lemahbang Soko, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, kembali menggelar agenda rutin bulanan bertajuk Riyadloh Gerakan Nirakati Anak pada Sabtu pertama bulan September 2025 selepas sholat Magrib. Dengan mengusung tagline “Mikhda berkibar dengan doa, mewujudkan generasi Qurani berprestasi”, kegiatan ini menjadi ruang silaturahim sekaligus ikhtiar batin bersama dalam membentuk karakter islami generasi muda.
Kegiatan yang diikuti tidak kurang dari 40 hingga 100 peserta setiap putaran ini melibatkan seluruh elemen madrasah, mulai jenjang KB, RA, MI, hingga Madin, bersama paguyuban wali santri, guru, tokoh masyarakat, dan pengurus madrasah yang terjadwal bergiliran. Hadir pula tokoh NU serta masyarakat sekitar yang bersama-sama menghidupkan suasana penuh khidmat, kekhusyukan, sekaligus kebersamaan.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Sholawat Burdah hingga seluruh jamaah hadir, kemudian dilanjutkan dengan salat tasbih dan hajat. Setelah itu, jamaah bersama-sama melantunkan Ratibul Haddad dan ditutup doa bersama. Momen yang paling menyentuh adalah ketika para orang tua diajak bermunajat, memanjatkan doa khusus bagi anak-anak mereka, keluarga besar madrasah, serta umat Muslim pada umumnya.
Imam kegiatan, Ustaz Syuhadak Nashrulloh, yang dikenal istiqamah dalam riyadloh dan amaliyah, memimpin jalannya ibadah dengan khusyuk. Sementara itu, wejangan parenting disampaikan oleh KH. Ahmad Yasir selaku ketua pengurus madrasah. Beliau menekankan bahwa kesuksesan anak bukan hanya ditentukan oleh ikhtiar lahiriah semata, melainkan juga doa, tirakat, dan riyadloh orang tuanya. “Doa orang tua adalah tirakat yang mampu membuka pintu keberhasilan anak, baik di dunia maupun di akhirat,” pesannya mengutip hikmah ulama.
Suasana semakin bermakna dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa secara simbolis. Santunan tersebut dimasukkan ke dalam tabungan pendidikan peserta didik, sebagai wujud kepedulian sosial dan investasi masa depan. Acara juga diwarnai dengan talaman dan ramah tamah yang mempererat ukhuwah di antara keluarga besar madrasah.
Gerakan nirakati anak ini diharapkan menjadi wadah konsolidasi spiritual dan sosial yang terus menguatkan ikhtiar kolektif. Tidak hanya sekadar riyadloh rutin bulanan, tetapi juga menjadi dorongan bagi guru, wali santri, dan seluruh jamaah untuk menumbuhkan riyadloh harian yang konsisten demi kebaikan anak-anak dan santri. Dengan keistiqamahan itu, keluarga besar Madrasah Progresif Khoirul Huda bertekad melahirkan peserta didik yang unggul dalam prestasi, bijak dalam bertindak, dan selamat dunia akhirat.
Penulis: Habibur Rohman
Tanggal: 11 September 2025 08:45
Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 16 Feb 2026
MTs. MAMBA’UL MA’ARIF BANJARWATI PACIRAN LAMONGAN Ajang Spe...
Baca SelengkapnyaOleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 01 Jan 2026
Pelantikan Pengurus PC. PERGUNU Lamongan Masa Khidmah 2025-2030 C...
Baca SelengkapnyaOleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 30 Dec 2025
Masuk sekolah setelah libur panjang ibarat menyalakan mesin kendaraan yang lama ...
Baca SelengkapnyaOleh: Muhammad Asrori | 30 Nov 2025
Kisah agung pertemuan Nabiyullah Musa a.s. dengan seorang hamba saleh yang dianu...
Baca Selengkapnya