Menanam Damai dari Pesisir: Peace Goes to School Menghidupkan Kepemimpinan Pelajar di MA Mamba’ul Ma’arif Lamongan
Menanam Damai dari Pesisir: Peace Goes to School Menghidupkan Kepemimpinan Pelajar di MA Mamba’ul Ma’arif Lamongan

Lamongan - Di pesisir utara Lamongan, tempat angin laut membawa cerita-cerita kehidupan, sebuah ikhtiar sunyi namun bermakna tumbuh dari ruang kelas. Selama tiga hari, Selasa–Kamis (27–29 Januari 2026), Madrasah Aliyah Mamba’ul Ma’arif Paciran menjadi laboratorium nilai, ketika Peace Goes to School The Series (PGS) hadir menanamkan benih perdamaian, kesetaraan, dan kepemimpinan pelajar.


Mengusung tema “Empowering Young Peacebuilders, Shaping Inclusive Future”, program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses pendidikan karakter yang dirancang partisipatif dan berkelanjutan. PGS merupakan kolaborasi Peace Leader Indonesia dan AMAN Indonesia, organisasi yang konsisten mengarusutamakan dialog lintas iman, kesetaraan gender, serta perdamaian berbasis nilai-nilai Islam progresif. Di Lamongan, program ini menggandeng Girl Ambassador for Peace Lamongan sebagai mitra lokal, sekaligus melibatkan siswa MA dan MTs Mamba’ul Ma’arif Paciran.


Yang membedakan program ini adalah pendekatannya. Sekolah tidak ditempatkan sebagai objek, melainkan sebagai subjek. Sejak tahap persiapan, guru muda MA Mamba’ul Ma’arif dilibatkan dan dibekali pelatihan untuk menjadi fasilitator. Sebuah strategi sadar untuk menumbuhkan rasa kepemilikan dan memastikan keberlanjutan nilai pasca program—sejalan dengan kearifan lokal dan kultur pendidikan pesantren.


Hari pertama dibuka secara khidmat melalui rangkaian seremonial. Kepala MA Mamba’ul Ma’arif, Shultoni Irham Yasin, menyambut program ini sebagai bukti bahwa madrasah muda di wilayah pesisir pun memiliki potensi besar mencetak generasi anti-bullying. Apresiasi juga datang dari Pengawas Kementerian Agama Lamongan, Zainal Muttaqin, yang menegaskan bahwa program ini sejalan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang tengah diimplementasikan Kemenag.


Memasuki sesi inti, siswa diajak berpikir jernih dan berbicara percaya diri, memahami arti berdamai tanpa kekerasan, serta membangun kepemimpinan berbasis nilai kemanusiaan. Hari kedua menguatkan kesadaran tentang kesetaraan gender, kesehatan reproduksi remaja, dan literasi damai—termasuk refleksi kritis tentang bahaya perkawinan anak. Diskusi berlangsung hidup, dialogal, dan membumi.


Puncak kegiatan hadir di hari ketiga melalui Aksi Baik yang Menular. Siswa menampilkan karya kampanye damai dengan tema-tema seperti Stop Bullying, Say No to Hoax, hingga My School My Happiness. Kreatif, jujur, dan penuh harapan. Dari sinilah kemudian lahir Student Ambassador for Peace—pelajar terpilih yang diharapkan menjadi penggerak nilai damai di sekolah.


Melalui Peace Goes to School The Series, MA Mamba’ul Ma’arif Paciran menegaskan satu hal: sekolah bukan hanya ruang transfer ilmu, tetapi ruang aman untuk menumbuhkan keberanian, empati, dan komitmen menjaga perdamaian. Dari pesisir Lamongan, pesan itu kini bergema—pelan, namun pasti.

Tanggal: 04 February 2026 17:16 | Views: 510

Berita Resmi

Kolom Opini
𝘿𝙞𝙡𝙚𝙢𝙖 𝙇𝙪𝙡𝙪𝙨𝙖n 𝙎𝙈𝘼, 𝙎𝙈𝙆 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙈𝘼 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙙𝙞𝙙𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝘽𝙚𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖
𝘿𝙞𝙡𝙚𝙢𝙖 𝙇𝙪𝙡𝙪𝙨𝙖n 𝙎𝙈𝘼, 𝙎𝙈𝙆 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙈𝘼 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙙𝙞𝙙𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝘽𝙚𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 10 May 2026

Setiap tahun, ribuan lulusan SMA, SMK, dan MA memasuki fase baru dalam kehidup...

Baca Selengkapnya

Menjaga Tradisi, Membangun Generasi: MTs Al Muhtadi Lestarikan Basa Krama Lewat Kokurikuler
Menjaga Tradisi, Membangun Generasi: MTs Al Muhtadi Lestarikan Basa Krama Lewat Kokurikuler

Oleh: M. Yunus | 30 Apr 2026

Mentari pagi menyapa hangat halaman MTs Al Muhtadi Sendangagung pada Sabtu, 18 A...

Baca Selengkapnya

*Bapak Kapolres Lamongan memberikan apresiasi dalam acara wisuda baca kitab cepat metode Al Fatih Smp Islam Bustanul Hikmah*
*Bapak Kapolres Lamongan memberikan apresiasi dalam acara wisuda baca kitab cepat metode Al Fatih Smp Islam Bustanul Hikmah*

Oleh: M. Yunus | 29 Apr 2026

Pada Hari Selasa (28/05/2026), SMP Islam Bustanul Hikmah menggelar acara demonst...

Baca Selengkapnya

MTs. Mamba’ul Ma’arif Banjarwati Paciran Lamongan Gelar ASSUFI 2026, Wadah Prestasi Seni dan Olahraga SD/MI se-Jawa Timur

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 16 Feb 2026

MTs. MAMBA’UL MA’ARIF BANJARWATI PACIRAN LAMONGAN Ajang Spe...

Baca Selengkapnya