Lamongan – Gerimis tipis yang turun pada Kamis pagi (11/9/2025) tidak menyurutkan langkah ratusan siswa, guru, hingga wali murid MI Darussalam Dusun Tulung, Kecamatan Sarirejo, Lamongan. Mereka justru tampak bersemangat menghadiri Festival Sholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dengan mengusung tema “Cinta Sholawat, Cinta Nabi Muhammad”, acara ini bukan sekadar seremonial tahunan. Ia menjadi ruang kebersamaan yang hangat, memadukan kreativitas anak-anak dengan kekhidmatan spiritual.
Delapan grup sholawat tampil bergantian. Suara merdu mereka melantunkan puji-pujian kepada Nabi, diiringi alat musik akustik sederhana hasil karya sendiri. Ada yang memukul botol kaca, menabuh tutup botol, hingga mengetuk kayu. Bukan sekadar bunyi, tetapi simbol kreativitas dan keceriaan khas dunia anak-anak yang menyatu dengan kecintaan kepada Rasulullah.
Momen semakin syahdu saat perwakilan paguyuban wali murid turut memimpin bacaan mahallul qiyam. Pemandangan itu seolah menegaskan kuatnya tiga pilar pendidikan di MI Darussalam—guru, orang tua, dan siswa—dalam merawat nilai-nilai agama sejak dini.
“Festival ini kami maksudkan sebagai cara sederhana tapi penuh makna, agar anak-anak tumbuh dengan kecintaan kepada Nabi Muhammad sejak kecil,” ungkap M. Muhlisin salah satu guru panitia kegiatan.
Puncak acara ditutup dengan doa bersama serta pengumuman juara festival. Wajah-wajah ceria siswa pemenang menjadi bukti bahwa belajar mencintai Nabi bisa dikemas dengan cara menyenangkan.
MI Darussalam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan berbasis nilai keislaman. Tujuannya jelas: agar fondasi keagamaan tertanam kuat dan menjadi bekal bagi generasi muda menghadapi masa depan.
Menariknya, acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi MI Darussalam, sehingga bisa dinikmati masyarakat luas. “Kami ingin festival ini bukan hanya jadi kenangan indah hari ini, tapi juga menjadi bukti semangat kecintaan kita kepada Rasulullah yang bisa terus diingat dan diteladani,” tambah panitia.
Festival Sholawat kali ini benar-benar menghadirkan nuansa rindu kepada Sang Baginda. Di balik suara hujan dan lantunan puji-pujian, terasa jelas: cinta kepada Nabi bukan hanya diajarkan, tapi juga dirayakan dengan penuh gembira.
Pewarta: Muhlisin Pergunu
Tanggal: 11 September 2025 03:55 | Views: 434
Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 16 Feb 2026
MTs. MAMBA’UL MA’ARIF BANJARWATI PACIRAN LAMONGAN Ajang Spe...
Baca SelengkapnyaOleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 01 Jan 2026
Pelantikan Pengurus PC. PERGUNU Lamongan Masa Khidmah 2025-2030 C...
Baca SelengkapnyaOleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 30 Dec 2025
Masuk sekolah setelah libur panjang ibarat menyalakan mesin kendaraan yang lama ...
Baca SelengkapnyaOleh: Muhammad Asrori | 30 Nov 2025
Kisah agung pertemuan Nabiyullah Musa a.s. dengan seorang hamba saleh yang dianu...
Baca Selengkapnya