Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan menggelar rapat koordinasi persiapan peringatan Hari Santri Nasional 2025 pada Sabtu (13/9/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU, pimpinan lembaga, serta badan otonom (banom) NU Lamongan, termasuk Ketua dan Sekretaris PC Pergunu Lamongan.
Rapat koordinasi ini membahas rangkaian kegiatan yang akan digelar dalam momentum Hari Santri sekaligus menyambut satu abad NU di Lamongan. Ketua PCNU Lamongan, KH. Dr. (HC) Sahrul Munir, menegaskan bahwa Hari Santri harus menjadi momen kebersamaan seluruh warga nahdliyin untuk meneguhkan komitmen kebangsaan sekaligus menguatkan tradisi keilmuan pesantren.
“Peringatan Hari Santri bukan hanya agenda seremonial, melainkan ikhtiar bersama untuk merawat tradisi keilmuan, perjuangan, dan pengabdian para kiai serta santri bagi agama dan bangsa,” ungkapnya.
Dalam rapat diputuskan, kick off rangkaian Hari Santri PCNU Lamongan akan diselenggarakan bersamaan dengan kick off peringatan Satu Abad NU. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Pondok Pesantren Matholiul Anwar pada 18–19 September 2025. Salah satu agenda utama yang akan menjadi daya tarik adalah pameran manuskrip klasik karya ulama Lamongan dan sekitarnya.
Pameran manuskrip ini diharapkan menjadi refleksi perjalanan panjang tradisi keilmuan pesantren serta memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai warisan intelektual para ulama terdahulu. Selain itu, sejumlah agenda lain juga tengah disiapkan untuk memeriahkan Hari Santri di berbagai kecamatan.
Dengan semangat kebersamaan, PCNU Lamongan bersama lembaga dan banom, termasuk Pergunu, berharap Hari Santri 2025 dapat menjadi momentum memperkuat sinergi antar elemen NU sekaligus mengokohkan peran santri sebagai garda terdepan penjaga keutuhan bangsa.
Tanggal: 13 September 2025 07:49 |
Views: 124
Berita Resmi