Lamongan- Sudah hampir memasuki usia satu abad para ulama kita mendirikan LP Ma'arif NU sebagai wadah pendidikan yang dinamis dan futuris. Tujuannya pun fokus: mendidik kita agar menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, memiliki masa depan yang luhur, dan konsisten membumikan ajaran _Ahlussunnah wal Jama'ah An Nahdliyyah_. Sejak periode didirikannya dulu, ulama kita, orang-orang tua kita, ingin memastikan supaya kita tidak hanya pintar membaca dan berhitung, tidak hanya cermat matematika dan olahraga, tetapi juga agar kita istiqomah dalam mencintai Allah SWT, mencintai baginda nabi SAW, dan mencintai ilmu agar bisa mengamalkannya.
Pagi tadi (19/9/25) SD NU Banat-Banin Lamongan secara internal membuka rangkaian perayaan menghormat hari lahir ke-96 LP Ma'arif NU dengan mengadakan upacara peletakan tiga bendera, antara lain: bendera NU, bendera LP Ma'arif NU, dan bendera almamater sekolah. Upacara dilaksanakan tepat pukul 07.00 WIB di lapangan sekolah, dengan bertindak sebagai pembina upacara Bpk. Dzihan Zahriz Zaman, S.Pd., M.Pd. yang tak lain ketua yayasan SD NU Banat-Banin sekaligus ketua MWC LP. Ma'arif NU Lamongan.
Dalam sambutan amanatnya, beliau menyampaikan 3 pesan penting untuk seluruh peserta upacara, yaitu: (1) agar kita semua tidak berhenti belajar sungguh-sungguh demi menghindarkan diri dari kebodohan pikiran dan keruhnya batin, (2) agar kita senantiasa memuliakan guru dan orang tua, serta (3) agar kita bangga, setia dan istiqomah mencintai Nahdlatul Ulama'.
Proses apel yang sangat khidmat
Setelah upacara berakhir, sekolah dasar yang akrab dengan jargon *"Berkibar dengan Do'a"* ini melanjutkan rangkaian perayaan harlah ke-96 LP Ma'arif NU dengan menyelenggarakan kegiatan Diklat Nacil (Nahdliyyin Cilik). Kegiatan ini telah berlangsung sejak kurang lebih 4 tahun yang lalu dengan memformulasi kurikulum secara mandiri, yaitu menggabungkan konsep LDKS dengan strategi penguatan prinsip-prinsip keaswajaan bagi peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan mulai Jum'at hingga Sabtu (19-20/9/25), bertempat di Ponpes Al Jamhar Desa Balun. _"Diklat Nacil ini adalah salah satu program unggulan kita. Kita sudah menggodhok kurikulum dan acuannya sedemikian rupa jauh sebelum menetapkannya sebagai program rutin tahunan. Ini semua demi anak-anak kami. Kami mohon do'a agar mereka kelak menjadi panglima-panglima aswaja di masa depannya",_ ungkap Bpk. Gus Shony Awaluddin, S.Pd. selaku kepala SD NU Banat-Banin Lamongan.
Jayalah Ma'arif Nahdlatul Ulama'
Di Negara Pancasila
Cinta NKRI, cinta agama, cinta NU, harus ditanamkan sejak dini
Pewarta: Yunus Pergunu
Tanggal: 19 September 2025 07:00 |
Views: 975
Berita Resmi