PC Pergunu Lamongan
KIRAB SANTRI YPP MAMBA’UL ULUM MAYONG: Wujud Syukur dan Semangat Meneladani Perjuangan Para Kiai dan Santri
KIRAB SANTRI YPP MAMBA’UL ULUM MAYONG: Wujud Syukur dan Semangat Meneladani Perjuangan Para Kiai dan Santri

Karangbinangun, Lamongan – Kamis, 06 November 2025

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum (YPPMU) Mayong, Karangbinangun, Lamongan, menggelar kegiatan Kirab Santri yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari tiga ribu peserta yang berasal dari berbagai elemen masyarakat, lembaga pendidikan, serta santri dari berbagai jenjang di bawah naungan yayasan tersebut.

Kirab santri ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus bentuk penghormatan dan peneladanan terhadap perjuangan para kiai dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat ini mengakar kuat dalam sejarah perjuangan bangsa, terutama setelah fatwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Fatwa tersebut menegaskan kewajiban umat Islam untuk berjihad melawan penjajahan Belanda demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Melalui semangat perjuangan para kiai dan santri, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dapat terus berdiri kokoh hingga saat ini, sehingga masyarakat dapat hidup dalam suasana aman, nyaman, dan damai.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan kirab ini tidak hanya bernilai seremonial, tetapi juga menjadi penegasan jati diri kaum santri. Dalam momentum ini, santri diingatkan untuk selalu berpegang pada lima prinsip dasar kehidupan santri, yaitu:

Saliku alal Akhirot – Santri harus berjalan menuju jalan akhirat.

Naibul anil Masyayikh – Santri adalah generasi penerus para guru dan kiai.

Tarikul anil Ma’ashi – Santri harus mampu menjauhkan diri dari kemaksiatan.

Roghibu fil Khoirot – Santri harus mencintai dan gemar melakukan kebaikan.

Yarju Salamatan fid Dini wad Dunya wal Akhiroh – Santri harus berusaha meraih keselamatan dan kebahagiaan di dunia serta akhirat.

Santri merupakan penerus estafet perjuangan para ulama dan pendahulunya. Karena itu, santri harus menjadi pribadi yang berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing tinggi, serta yang paling penting menjadi manusia anfauhum linnas — bermanfaat bagi sesama,” ujar salah satu pengasuh YPP Mamba’ul Ulum dalam sambutannya.

Kegiatan kirab ini semakin semarak dengan penampilan dua grup drumband, dukungan dari King Dom Audio, serta berbagai hiburan menarik. Panitia juga menyediakan kupon gratis bagi peserta dengan beragam hadiah, antara lain sepeda listrik, mesin cuci, sepeda gunung, almari, kasur, kompor gas, dan ratusan hadiah menarik lainnya.

Dengan semangat Hari Santri Nasional, diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kembali semangat perjuangan dan keikhlasan santri dalam menjaga agama, bangsa, dan negara. Santri diharapkan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI serta menjadi motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat.

“Santri kuat, Indonesia hebat!”

#Siap kita....? Santri Mambaul Ulum

#Kader Siapa ...? NU

#NKRI ...Harga mati

#Pancasila....Jaya

#Aswajah ....Aqidah Kita

#Nusantara ....Milik kita.

 

#Mambaul Ulum..Pesantren kita...

Tanggal: 06 November 2025 07:16 | Views: 232

Berita Resmi

Kolom Opini
MTs. Mamba’ul Ma’arif Banjarwati Paciran Lamongan Gelar ASSUFI 2026, Wadah Prestasi Seni dan Olahraga SD/MI se-Jawa Timur

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 16 Feb 2026

MTs. MAMBA’UL MA’ARIF BANJARWATI PACIRAN LAMONGAN Ajang Spe...

Baca Selengkapnya

Menutup 2025, Menyongsong 2026

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 01 Jan 2026

Pelantikan Pengurus PC. PERGUNU Lamongan Masa Khidmah 2025-2030 C...

Baca Selengkapnya

Libur Telah Usai: Menata Kesiapan Emosi sebagai Fondasi Belajar Bermakna

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 30 Dec 2025

Masuk sekolah setelah libur panjang ibarat menyalakan mesin kendaraan yang lama ...

Baca Selengkapnya

Ketika Musa Bertemu Khidir di PBNU: Siapa Melubangi Perahu dan Siapa Menjaga Syariat?

Oleh: Muhammad Asrori | 30 Nov 2025

Kisah agung pertemuan Nabiyullah Musa a.s. dengan seorang hamba saleh yang dianu...

Baca Selengkapnya