PC Pergunu Lamongan
Membeludak, Antusiasme Guru NU Lamongan Utara Warnai Kegiatan Workshop TKA MI/SD PC Pergunu Lamongan
Membeludak, Antusiasme Guru NU Lamongan Utara Warnai Kegiatan Workshop TKA MI/SD PC Pergunu Lamongan

Lamongan — Semangat peningkatan mutu pendidikan kembali menguat di lingkungan Nahdlatul Ulama. Hal itu tampak dalam pembukaan Workshop Tes Kemampuan Akademik (TKA) Guru NU jenjang MI/SD yang diselenggarakan oleh PC Pergunu Lamongan, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di MI Mambaul Ma’arif Banjarwati, Paciran ini menjadi hari pertama sekaligus pembuka rangkaian workshop yang dirancang untuk memperkuat kompetensi guru-guru NU.

Workshop diikuti oleh guru-guru NU dari wilayah Lamongan Utara yang meliputi Kecamatan Brondong, Paciran, Laren, Karanggeneng, Kalitengah, Solokuro, dan Karangbinangun. Antusiasme peserta melampaui ekspektasi panitia. Jika semula kegiatan ditargetkan diikuti oleh 50 peserta, jumlah pendaftar justru menembus angka 100 orang.

Lonjakan peserta tersebut berdampak pada penyesuaian teknis pelaksanaan. Rencana awal pembagian dua kelas—masing-masing satu kelas Bahasa Indonesia dan satu kelas Matematika—harus diubah menjadi empat kelas. Formasi akhir terdiri atas dua kelas Matematika dan dua kelas Bahasa Indonesia guna memastikan proses pembelajaran tetap efektif dan kondusif.

Sambutan Ketua PC. Pergunu Lamongan Sekaligus Membuka Workshop

Sambutan Ketua PC. Pergunu Lamongan Sekaligus Membuka Workshop

Ketua PC Pergunu Lamongan, Dr. Muhammad Asrori, dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan NU tidak dapat dilepaskan dari peningkatan kualitas sumber daya manusia guru. Menurutnya, workshop TKA ini merupakan ikhtiar strategis untuk memperkuat kompetensi akademik guru sekaligus menyiapkan mereka menghadapi tuntutan mutu pendidikan yang semakin kompleks.

“Guru adalah kunci. Jika kualitas guru meningkat, maka kualitas pendidikan NU akan ikut terangkat. Workshop ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi bagian dari gerakan peningkatan mutu secara berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu pemateri workshop, Dr. Abdul Kholiq, memberikan apresiasi tinggi terhadap peserta. Ia menilai para guru NU yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan kedisiplinan yang baik serta semangat belajar yang luar biasa.

“Disiplin dan antusiasme peserta sangat terasa sejak hari pertama. Ini modal penting untuk keberhasilan workshop dan untuk peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah dan sekolah dasar,” ujarnya.

Workshop TKA Guru NU MI/SD ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi asesmen akademik, tetapi juga memperkuat profesionalisme pendidik NU sebagai bagian dari ikhtiar menjaga mutu dan marwah pendidikan Nahdlatul Ulama di Lamongan, khususnya di wilayah pesisir utara. Workshop akan berlangsung 2 hari, yakni Sabtu dan Ahad (24-25 Januari 2026). Semoga membawa keberkahan, kemanfaatan dan kemajuan pendidikan NU di Lamongan.

Tanggal: 24 January 2026 16:41 | Views: 170

Berita Resmi

Kolom Opini
MTs. Mamba’ul Ma’arif Banjarwati Paciran Lamongan Gelar ASSUFI 2026, Wadah Prestasi Seni dan Olahraga SD/MI se-Jawa Timur

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 16 Feb 2026

MTs. MAMBA’UL MA’ARIF BANJARWATI PACIRAN LAMONGAN Ajang Spe...

Baca Selengkapnya

Menutup 2025, Menyongsong 2026

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 01 Jan 2026

Pelantikan Pengurus PC. PERGUNU Lamongan Masa Khidmah 2025-2030 C...

Baca Selengkapnya

Libur Telah Usai: Menata Kesiapan Emosi sebagai Fondasi Belajar Bermakna

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 30 Dec 2025

Masuk sekolah setelah libur panjang ibarat menyalakan mesin kendaraan yang lama ...

Baca Selengkapnya

Ketika Musa Bertemu Khidir di PBNU: Siapa Melubangi Perahu dan Siapa Menjaga Syariat?

Oleh: Muhammad Asrori | 30 Nov 2025

Kisah agung pertemuan Nabiyullah Musa a.s. dengan seorang hamba saleh yang dianu...

Baca Selengkapnya