Workshop TKA Guru NU Lamongan Tuntas Digelar, Pertanda Kesiapan Hadapi Tantangan Pendidikan Baru
Workshop TKA Guru NU Lamongan Tuntas Digelar, Pertanda Kesiapan Hadapi Tantangan Pendidikan Baru

 

LAMONGAN — PC Pergunu Lamongan menuntaskan rangkaian Workshop Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi Guru NU jenjang MI/SD dengan catatan keberhasilan yang kuat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Kegiatan ini diselenggarakan dalam dua batch, menjangkau wilayah Lamongan utara dan selatan, sebagai ikhtiar serius mempersiapkan pendidik NU menghadapi dinamika kebijakan pendidikan yang kian menantang.

Batch pertama dilaksanakan pada 24–25 Januari 2026 di MI Mambaul Ma’arif Banjarwati, Paciran, yang diikuti guru-guru dari wilayah Lamongan utara meliputi Brondong, Paciran, Kalitengah, Karangbinangun, Karanggeneng, Laren, dan Solokuro. Sementara batch kedua digelar pada 31 Januari–1 Februari 2026 di SDNU Banat Banin Lamongan, dengan peserta dari wilayah Lamongan selatan, yakni Deket, Glagah, Kembangbahu, Lamongan, Mantup, Sarirejo, Tikung, dan Turi.

Puncak kegiatan berlangsung pada Ahad, 1 Februari 2026, ketika workshop resmi ditutup oleh Ketua PC Pergunu Lamongan di SDNU Banat Banin. Penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya proses panjang pembelajaran, diskusi, dan penguatan kompetensi guru dalam memahami serta mengantisipasi TKA.

Workshop ini dinilai sukses besar. Dari sisi kualitas, hal tersebut tercermin dari sambutan hangat dan testimoni para peserta yang mengapresiasi kompetensi pemateri, kejelasan materi, serta proses workshop yang dialogis dan aplikatif. Para guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak berpikir kritis, berdiskusi, dan memetakan strategi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan TKA.

Dari sisi kuantitas, antusiasme peserta juga menjadi indikator keberhasilan. Total peserta mencapai 202 orang, dengan rincian 89 peserta dari wilayah Lamongan utara dan 105 peserta dari wilayah Lamongan selatan. Angka ini menunjukkan tingginya kesadaran dan kesiapan guru-guru NU Lamongan untuk terus beradaptasi dan meningkatkan profesionalitas.

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, workshop ini menjadi penanda arah. Bahwa Pergunu Lamongan tidak memilih bersikap reaktif, melainkan proaktif dan terencana dalam menyikapi kebijakan TKA. Dengan berakhirnya workshop ini, satu pesan menguat: Pergunu Lamongan siap menghadapi TKA, dengan guru-guru yang terus belajar, berjejaring, dan melangkah bersama demi mutu pendidikan yang lebih baik.

Tanggal: 02 February 2026 02:16 | Views: 289

Berita Resmi

Kolom Opini
𝘿𝙞𝙡𝙚𝙢𝙖 𝙇𝙪𝙡𝙪𝙨𝙖n 𝙎𝙈𝘼, 𝙎𝙈𝙆 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙈𝘼 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙙𝙞𝙙𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝘽𝙚𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖
𝘿𝙞𝙡𝙚𝙢𝙖 𝙇𝙪𝙡𝙪𝙨𝙖n 𝙎𝙈𝘼, 𝙎𝙈𝙆 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙈𝘼 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙙𝙞𝙙𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝘽𝙚𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 10 May 2026

Setiap tahun, ribuan lulusan SMA, SMK, dan MA memasuki fase baru dalam kehidup...

Baca Selengkapnya

Menjaga Tradisi, Membangun Generasi: MTs Al Muhtadi Lestarikan Basa Krama Lewat Kokurikuler
Menjaga Tradisi, Membangun Generasi: MTs Al Muhtadi Lestarikan Basa Krama Lewat Kokurikuler

Oleh: M. Yunus | 30 Apr 2026

Mentari pagi menyapa hangat halaman MTs Al Muhtadi Sendangagung pada Sabtu, 18 A...

Baca Selengkapnya

*Bapak Kapolres Lamongan memberikan apresiasi dalam acara wisuda baca kitab cepat metode Al Fatih Smp Islam Bustanul Hikmah*
*Bapak Kapolres Lamongan memberikan apresiasi dalam acara wisuda baca kitab cepat metode Al Fatih Smp Islam Bustanul Hikmah*

Oleh: M. Yunus | 29 Apr 2026

Pada Hari Selasa (28/05/2026), SMP Islam Bustanul Hikmah menggelar acara demonst...

Baca Selengkapnya

MTs. Mamba’ul Ma’arif Banjarwati Paciran Lamongan Gelar ASSUFI 2026, Wadah Prestasi Seni dan Olahraga SD/MI se-Jawa Timur

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 16 Feb 2026

MTs. MAMBA’UL MA’ARIF BANJARWATI PACIRAN LAMONGAN Ajang Spe...

Baca Selengkapnya