Guru, Santri, dan Teknologi: Peran PERGUNU sebagai Agen Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital”
Guru, Santri, dan Teknologi: Peran PERGUNU sebagai Agen Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital”

Oleh: Nur Rofiq, S.Pd (Sekretaris PAC Pergunu Kecamatan Paciran)


PERGUNU sebagai organisasi profesi guru yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama memegang peran penting dalam membentuk ekosistem pendidikan yang kolaboratif antara pesantren, sekolah, dan masyarakat. Melalui berbagai program pengembangan kapasitas guru dan inovasi pembelajaran digital, PAC PERGUNU Paciran telah melakukan berbagai inisiatif untuk mendorong transformasi pendidikan pesantren menuju era digital. Misalnya, pelatihan teknologi pembelajaran berbasis digital, penguatan literasi digital berbasis Aswaja, serta pembentukan komunitas guru santri yang berorientasi pada pembelajaran berbasis proyek dan teknologi.

Transformasi digital pesantren tidak hanya berfokus pada aspek teknologis, tetapi juga pada penguatan karakter dan spiritualitas santri. Dalam hal ini, PERGUNU PAC Paciran berkomitmen menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan tetap menjadi fondasi dalam pengembangan kompetensi digital santri. Santri diharapkan tidak sekadar mahir dalam teknologi, tetapi juga mampu menggunakan teknologi sebagai sarana dakwah, edukasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, generasi santri digital yang dilahirkan adalah mereka yang memiliki integritas, kecakapan digital, serta semangat keislaman yang inklusif dan moderat.

Sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat, PERGUNU juga mendorong terbangunnya kebijakan pendidikan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan pesantren di era digital. Melalui Hari Santri Nasional 2025, PERGUNU PAC Paciran mengusung semangat kolaborasi antara ulama, akademisi, praktisi teknologi, dan pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu menjawab tantangan globalisasi tanpa meninggalkan akar tradisi lokal. Dalam hal ini, peran guru sebagai agen perubahan menjadi kunci dalam mengawal transformasi tersebut secara berkelanjutan.

Akhirnya, peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ajang afirmasi identitas dan aktualisasi peran strategis santri dalam membangun peradaban. Dengan dukungan organisasi profesi seperti PERGUNU, terutama di tingkat lokal seperti PAC Paciran, santri masa kini didorong untuk menjadi pelopor dalam pembangunan bangsa yang berbasis ilmu, iman, dan inovasi. Maka, membangun generasi santri digital adalah langkah nyata dalam mengawal Indonesia merdeka dan menempatkannya sebagai bagian penting dari peradaban dunia.

Tanggal: 21 October 2025

Informasi Kajian

Kolom Opini
𝘿𝙞𝙡𝙚𝙢𝙖 𝙇𝙪𝙡𝙪𝙨𝙖n 𝙎𝙈𝘼, 𝙎𝙈𝙆 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙈𝘼 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙙𝙞𝙙𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝘽𝙚𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖
𝘿𝙞𝙡𝙚𝙢𝙖 𝙇𝙪𝙡𝙪𝙨𝙖n 𝙎𝙈𝘼, 𝙎𝙈𝙆 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙈𝘼 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙙𝙞𝙙𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝘽𝙚𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 10 May 2026

Setiap tahun, ribuan lulusan SMA, SMK, dan MA memasuki fase baru dalam kehidup...

Baca Selengkapnya

Menjaga Tradisi, Membangun Generasi: MTs Al Muhtadi Lestarikan Basa Krama Lewat Kokurikuler
Menjaga Tradisi, Membangun Generasi: MTs Al Muhtadi Lestarikan Basa Krama Lewat Kokurikuler

Oleh: M. Yunus | 30 Apr 2026

Mentari pagi menyapa hangat halaman MTs Al Muhtadi Sendangagung pada Sabtu, 18 A...

Baca Selengkapnya

*Bapak Kapolres Lamongan memberikan apresiasi dalam acara wisuda baca kitab cepat metode Al Fatih Smp Islam Bustanul Hikmah*
*Bapak Kapolres Lamongan memberikan apresiasi dalam acara wisuda baca kitab cepat metode Al Fatih Smp Islam Bustanul Hikmah*

Oleh: M. Yunus | 29 Apr 2026

Pada Hari Selasa (28/05/2026), SMP Islam Bustanul Hikmah menggelar acara demonst...

Baca Selengkapnya

MTs. Mamba’ul Ma’arif Banjarwati Paciran Lamongan Gelar ASSUFI 2026, Wadah Prestasi Seni dan Olahraga SD/MI se-Jawa Timur

Oleh: SUKARDI, S.Pd. M.Pd. | 16 Feb 2026

MTs. MAMBA’UL MA’ARIF BANJARWATI PACIRAN LAMONGAN Ajang Spe...

Baca Selengkapnya